Teknik Pengajaran Menulis Cerita (Pendek)


Bagi sebagian siswa menulis cerita dirasakan sebagai wisata hati, sesuatu yang sangat menyenangkan. Melalui cerita seseorang dapat berbagi pengalaman hidup dan berkeluh-kesah. Melalui cerita pula penulis dapat merekam lika-liku kehidupan yang dijalaninya. Masalahnya, bagaimana cara memotivasi siswa yang belum terbiasa menulis cerita?

Pengajaran menulis cerita dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut. Pertama, mencatat yang terlintas, yaitu tuliskan sebanyak mungkin kata yang terlintas dalam pikiran setelah mendengar suatu kata. Misalnya, ketika dikatakan “sandal jepit”, tuliskan “alas kaki, murah, toilet, licin, santai, dsb.”

Kegiatan ini adalah aktivitas pembuka untuk melepaskan sekat-sekat keraguan serta melatih kreativitas berpikir. Umumnya kendala menulis adalah (a) keraguan untuk memulai menulis, (b) keraguan untuk merangkai jalan cerita, dan (c) keraguan apakah tulisannya bagus atau tidak. Hambatan-hambatan itulah yang ingin dikikis melalui kegiatan Mencatat yang Terlintas. Continue reading