Permendiknas Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum 2013 No. 103 & 104 Tahun 2014


Dalam rangka penyempurnaan implemenntasi Kurikulum 2013, baru-baru ini sebagai pengganti Permendikbud No. 81a dan 58 Tahun 2014, Kemendikbud mengeluarkan Permendikbud No. 103 dan 104 Tahun 2014.

Untuk lebih jelasnya silahkan unduh link berikut:

1. Permendikbud No. 103 tahun 2014 (tentang pembelajaran di pendidikan dasar dan menengah) 

2. Permendikbud No. 104 Tahun 2014 (tentang penilaian kurikulum 2013)

Advertisements

Memahami dan Mengimplementasikan Kurikulum 2013


Kurikulum merupakan salah satu unsur yang memberikan kontribusi untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi peserta didik tersebut. Kurikulum 2013 dikembangkan berbasis pada kompetensi sangat diperlukan sebagai instrumen untuk mengarahkan peserta didik menjadi:

(1) manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah;

(2) manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan

(3) warga negara yang demokratis, bertanggung jawab.

Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.

Mengapa perlu adanya pengembangan Kurikulum?

Apa saja elemen perubahan dalam Kurikulum 2013?

Bagaimana strategi implementasi Kurikulum 2013 dalam proses pembelajaran?

Apa perbedaan kompetensi peserta didik pada Kurkulum 2006 dan Kurikulum 2013?

Bagaimana pendekatan dan model-model pembelajaran dalam Kurikulum 2013?

Bagaimana penilaian pembelajaran dalam Kurikulum 2013?

Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut mari kita unduh dan pahami materi tanyangan berikut:

1. Rasional Kurikulum 2013

2. Elemen Perubahan Kurikulum 2013

3. SKL, KI, dan KD Kurikulum 2013

4. Strategi Implementasi Kurikulum 2013

5. Contoh Keterkaitan KI-KD Bahasa Indonesia SMP

6. Konsep Pendekatan Saintifik

7. Kedudukan dan Fungsi Buku Guru dan Buku Siswa

8. Struktur Buku Guru

9. Struktur Buku Siswa

10. Penilaian Pembelajaran pada Kurikulum 2013

11. Penerapan Pendektan Saintifik

12. Model Discovery

13. Contoh Penerapan Model Discovery

14. Pembelajaran Berbasis Masalah

15. Contoh Pembelajaran Berbasis Masalah

16. Pembelajaran Berbasis Proyek

17. Contoh Pembelajaran Berbasis Proyek

18. Penilaian dan Rapor

19. Rambu-rambu Penyusunan RPP

20. Prinsip-prinsip Pelaksanaan Pembelajaran

Etimologi Kata “Kepo”


Istilah gaul di zaman sekarang memang semakin menjamur. Biasanya pengguna bahasa gaul ini adalah kebanyakan dari kalangan anak sekolah. Banyak anak sekolah menggunakan bahasa gaul ini untuk menjaga eksistensinya dalam pergaulan. Kata gaul apa yang sekarang (tahun 2012, red) sedang akrab di anak gaul indonesia? Jawabanya adalah “Kepo”.

Kata ini bisa kita dengar di angkot, bus maupun di sekolah dan pemakainya adalah dari kalangan anak sekolah. Misal ” ih Kepo banget sih loooo!!!”. Bagi orang yang gaul di jaman koes plus mungkin akan bertanya-tanya. Ini jawabannya yang berhasil di susun serupedia.

Kepo berasal dari kata Kaypoh. Bahasa Hokkien yang banyak dipake di Singapura dan sekitarnya. Sama seperti fudul, kepo berarti ingin tahu, mencampuri urusan orang lain, dan nggak bisa diam. Kata ini punya konotasi yang rada negatif. ” Dia udah putus belom sama sih sama ceweknya?””Iiih, kep banget si loo!”.

Dalam keterangan lain, Kepo adalah akronim dari Knowing every Particular Object adalah sebutan untuk orang yang serba tahu detail dari sesuatu, apapun yang lewat di hadapannya selama itu terlihat oleh matanya walaupun hanya sekelebat

dalam beberapa kasus orang kepo adalah orang yang serba ingin tahu, bisa jadi kayak semacam kecanduan untuk tahu segala hal yang sepele dan itu bisa dia unggulkan sebagai kekuatan orang tersebut.

Nah dari informasi di atas jadi kita tahu kan arti dan asal kata kepo yang sekarang lagi ngetren itu.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Forum Vivanews

Lomba Inovasi Pembelajaran bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014


lomba inobelKesempatan bagi rekan-rekan guru untuk melakukan publikasi ilmiah. Kementerian pendidikan dan kebudayaan menyelenggarakan lomba inobel bagi guru SMP.

Tema Lomba Inobel bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014 adalah “Inovasiku mendukung Implementasi Kurikulum 2013 Menyiapkan Generasi Emas tahun 2045”. Materi lomba berupa pengembangan dari tema. Isi karya yang dilombakan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan pendekatan, metode, model, strategi, dan media pembelajaran.
Ketentuan Lomba
1. Peserta lomba hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya dan dokumen pendukung Inobel.
2. Karya Inobel dikirim berupa naskah atau dokumen tertulis disertai media pembelajaran dalam bentuk hardcopy dan softcopy.
3. Naskah diketik mengikuti teknik dan sistematika penulisan yang ditentukan.

Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Lomba Inobel bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014, adalah:
a. Guru SMP yang memiliki NUPTK dengan melampirkan surat rekomendasi dari Kepala Sekolah;
b. Guru SMP yang terdaftar dalam Data Pokok Kependidikan (DAPODIK) dengan melampirkan fotokopi DAPODIK.
c. Melampirkan biodata sesuai dengan format terlampir;
d. Memiliki kualifikasi akademik minimum Sarjana (S1) atau Diploma 4 (D-IV) (melampirkan fotokopi ijazah dan dilegalisasi oleh atasan);
e. Melaksanakan pembelajaran minimum 2 (dua) tahun berturut-turut sebagai guru mata pelajaran yang diampu dengan beban mengajar minimal 24 jam per minggu (melampirkan fotokopi surat tugas mengajar dari kepala sekolah);
f. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter; dan
g. Belum pernah menjadi juara Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional untuk tahun 2012, 2013, dan 2014 (melampirkan surat pernyataan).
h. Surat Rekomendasi dari MGMP SMP tentang telah mendesiminasikan/ mempublikasikan di tingkat MGMP (melampirkan surat rekomendasi).

Persyaratan Karya
Persyaratan karya yang diikutkan dalam Lomba Inobel bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014 sebagai berikut.
a. Karya Inovasi bersifat individual.
b. Dibuat 3 (tiga) tahun terakhir.
c. Telah didesiminasikan minimal setingkat MGMP
d. Belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis baik secara nasional maupun internasional.
e. Naskah dan dokumen pendukung dibuat rangkap 2 (dua) asli.
Empat persyaratan (a, b, c, d) tersebut dinyatakan dengan surat pernyataan ditandatangani yang bersangkutan di atas kertas bermaterai.

Waktu Pelaksanaan
Satuan Pendidikan mengirim karya Inobel terbaik hasil seleksi di sekolah ke Dinas Kabupaten/Kota paling lambat) Mei 2014 (stempel pos
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengirimkan 1 (satu) naskah Inobel terbaik hasil seleksi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ke P2TK Dikdas dengan tembusan ke Dinas Pendidikan Provinsi paling lambat) 30 Juni 2014 (stempel pos) dan sudah diterima oleh panitia pusat pada 15 Juli 2014.

Untuk lebih jelas, silakan download pedoman lomba Inobel 2014 di sini

Kosakata Baru Bahasa Indonesia


kbbiBahasa selalu berkembang. Selaras dengan peradaban manusia, kata-kata baru akan terus bermunculan. Dulu kita belum mengenal internet. Sekarang, kita telah mengenal dunia maya. Efeknya, kata-kata baru tentu bermunculan. Karena berevolusi (termasuk karena radiasi nuklir), tumbuhan dan hewan baru seakan bermunculan sehingga kata-kata baru diciptakan untuk menamainya.
Namun, ada pula yang punah sehingga suatu kata kemudian ikut lenyap ditelan zaman.
Kata-kata baru tersebut di antaranya muncul untuk menggantikan istilah-istilah asing.

  1. daring = Dalam Jaringan/Online
  2. inersia = Kelembaman, sifat menentang atau menghambat perubahan momentum atau keadaan gerak benda bersangkutan
  3. laman = halaman depan/muka buku atau situs; untuk menggantikan kata home page
  4. luring = Luar Jaringan/Offline
  5. pelantang = microphone
  6. partikelir = bukan untuk umum; bukan kepunyaan pemerintah; bukan (milik) dinas; swasta
  7. rasuah (Bhs Arab: Rasy-wah /rasy-wah) = pemberian untuk menyogok (menyuap); uang sogok (suap)
  8. renjana = rasa hati yg kuat (rindu, cinta kasih, berahi, dsb)
  9. teroka (meneroka) = membuka daerah atau tanah baru (untuk sawah, ladang, dsb); merintis; menjelajahi
  10. tubin = hari keempat dari sekarang (hari sesudah tulat)
  11. tulat = hari ketiga dari sekarang (hari sesudah lusa)

Silakan cek di Kamus Besar B.Indonesia Daring

Sumber: yadi

Materi Pengayaan Ujian Nasional SMP 2014


Ujian Nasional sudah di depan mata, berbagai persiapan telah dilakukan baik oleh guru maupun siswa.

Sebagai bahan untuk belajar  siswa kelas 9 SMP/MTs silahkan pelajari materi pengayaan UN 2014 ini. Terdiri dari 3 paket soal disertai kunci jawaban dan pembahasan, diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMP Kemdikbud secara gratis.

Lebih lengkapnya silahkan unduh melalui link dibawah :

Model-model Pembelajaran Kooperatif


Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menerapkan beberapa model pembelajaran sesuai dengan kondisi kelas dan materi yang diajarkan. Model Pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di kelas adalah pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif atau Cooperative Learning mengacu pada metode pengajaran yang di dalamnya membimbing siswa bekerja bersama dalam satu kelompok kecil, saling membantu dalam belajar. Dalam Pembelajaran kooperatif siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda satu sama lain.

Dengan Model Pembelajaran Cooperative Learning ini mampu merangsang dan menggugah potensi siswa secara optimal dalam suasana belajar pada kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 2 sampai 6 orang siswa. Pada saat siswa belajar dalam kelompok akan berkembang suasana belajar yang terbuka dalam dimensi kesejawatan, karena pada saat itu akan terjadi proses belajar kolaboratif dalam hubungan pribadi yang saling membutuhkan. Pada saat itu juga siswa yang belajar dalam kelompok kecil akan tumbuh dan berkembang pola belajar tutor sebaya (peer group) dan belajar secara bekerja sama (cooperative).

Berikut ini contoh model pembelajaran kooperatif dengan beberapa tipe yang dapat diterapkan oleh guru dalam pembelajaran di kelas antara lain: Continue reading

Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum 2013


Anak bertanyaPembelajaran  bahasa Indonesia pada kurikulum 2013 bermuara pada pengembangan kompetensi dalam ranah sikap (KI-1 dan KI-2), pengetahuan (KI-3), dan  (KI-4) keterampilan. Pendekatan berbasis teks yang dikembangkan pada kurikulum ini diaplikasikan melalui KBM yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan (KI-3) dan keterampilan (KI-4) mereka dalam memahami dan menyusun berbagai jenis teks sesuai dengan jenjang.

Pengembangan sikap (KI-1 dan KI-2) tidak menjadi bagian tersendiri sebagai sesuatu yang diajarkan dalam proses pembelajaran.

Kompetensi dasar yang terdapat pada KI-1 dan KI-2 dikembangkan melalui integrasi dalam pengembangan kompetensi pengetahuan dan keterampilan. Sebagai contoh, ketika peserta didik mempelajari struktur teks laporan observasi dan mengaplikasikan konsep tersebut melalui penyusunan teks, sikap-sikap yang diinginkan pada KD di KI-2, yaitu disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras. Guru harus selalu terus menerus mengembangkan sikap-sikap ini di dalam KBM.

Continue reading

Jadwal Ujian Nasional 2014 (Download POS UN 2013/2014)


ujian nasionalBadan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) telah menerbitkan Peraturan BNSP No. 0022/P/BNSP/XI/2013 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS-UN) tahun Pelajaran 2013-2014.

POS-UN tahun Pelajaran 2013-2014 merupakan dasar yang harus dijadikan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2013/2014.

Jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional:

a. SMA-SMK

jadwal un sma

b. SMP-MTs

jadwal un smp

Bagi Anda yang membutuhkan file tentang POS UN 2014, Permendikbud No. 97/2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, dan Kisi-Kisi Ujian Nasional tahun Pelajaran 2013/2014, silahkan unduh file di bawah:

1. POS Ujian Nasional 2014

2. Permendikbud No. 97/2013

3. Kisi-kisi Ujian Nasional 2014

(berdasarkan pasal 22 ayat 4  Permendikbud No. 97/2013, kisi-kisi yang digunakan dalam Ujian Nasional tahun 2014 ini menggunakan kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2012/2013 yang ditetapkan dalam Peraturan BSNP Nomor 0019/P/BSNP/XI/2012.

Perubahan Mindset


ImageMindset atau pola pikir adalah asumsi, cara, atau notasi seseorang  atau kelompok orang dalam menghargai atau menerima sesuatu hal sehingga dengan rela mengadopsinya atau menerimanya sebagai sesuatu pilihan. Fenomena ini kadang-kadang disebut juga sebagai proses mental, pola pikir umum atau paradigma sehingga menjadi dasar pengambilan keputusan (Wikipedia). Inti dari fenomena ini ialah dapat menerima sesuatu sebagai sebuah pilihan.

Dinyatakan Carol Dweck (2012) sebagaimana dikutip Wikipedia menyatakan bahwa pola pikir merupakan sumber kekuatan kemampuan seseorang. Mengenai kekuatan dibedakan dalam dua pandangan. Pertama menyatakan bahwa pola pikir itu tetap “pixed mindset” atau karakteristiknya dibawa sejak lahir. Pandangan kedua pola pikir dipandang sebagai sesuatu yang tumbuh – “growth mindset”.

Berdasarkan asumsi pertama keberhasilan seseorang ditentukan dengan kemampuannya yang dibawanya sejak lahir atau pixed mindset, sementara yang kedua menyatakan bahwa kekuatan datang pola pikir yang tumbuh. Kecerdasannya tumbuh karena pada dirinya berkembang pola pikir yang tumbuh – “growth mindset”. Pertumbuhannya karena kerja keras, belajar, pelatihan serta ketabahannya.

Pernyataan guru dalam memberikan pujian, seperti “hasil pekerjaanmu baik sekali, kau sangat cerdas”. Pernyataan ini lebih memungkinkan mengembangkan pola pikir yang tetap. Sedangkan pujian seperti “hasil pekerjaanmu sangat baik, Anda telah bekerja keras” memungkikan siswa  mengembangkan pola pikir yang tumbuh. Dengan contoh ini sebaiknya guru memilih pernyataan yang memungkinkan pikiran siswanya tumbuh. Continue reading

MEMANFAATKAN PRINTER UNTUK MENGOREKSI HASIL ULANGAN SISWA


Oleh: Dedi Husnaeni

printerPenilaian kompetensi siswa dalam pembelajaran menjadi salah satu tugas guru yang penting. Penilaian tersebut dapat dilakukan bervariasi dan beragam disesuaikan dengan karakteristik bahan pembelajaran serta situasi dan kondisi pembelajaran yang dilakukan. Ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas pasti tidak asing lagi bagi kita, sebab setiap periode tertentu kita selalu melaksanakan, mengoreksi, dan mengolah nilainya.
Tidak jarang pada ulangan-ulangan tersebut kita menggunakan soal pilihan ganda. Ada beberapa teknik mengoreksi jawaban pilihan ganda. Beberapa sekolah yang sudah mempunyai alat pemindai LJK pasti sudah tidak merupakan masalah lagi, mereka akan menerima nilai dalam bentuk jadi sekaligus dengan hasil analisis butir soalnya. Sekolah yang belum memiliki alat tersebut dapat dipastikan guru-gurunya akan mengoreksi secara manual. Teknik pengoreksiannya pasti juga sangat beragam, ada yang menggunakan kertas dilubangi, plastik transparan ditandai dengan spidol permanen, bahkan ada juga yang memeriksa secara langsung dengan melihat kunci jawaban. Continue reading

MEMBACA PEMBUKAAN UUD 1945 (Teks dan Audio)


Teks UUD 1945 ( Teks Pembukaan UUD 1945 )Pada saat upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin, kadang pendengaran kita terganggu dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 yang salah pemenggalannya. Tak jarang kesalahan tersebut jadi bahan tertawaan peserta upacara. Bagaimanakah pemenggalan kata yang benar dalam membaca Pembukaan UUD 1945?

Silahkan unduh contoh berikut:

Pemenggalan Pembukaan UUD 1945

Audio Pembukaan UUD 1945

KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA (KBBI) OFFLINE & ONLINE


kbbiDi era sekarang, kalau kita sedang menulis atau mengajar kadang kita dihadapkan dengan kata-kata dalam bahasa bahasa Indonesia yang kadang meragukan kita “baku” atau “tidak baku”. Tidak jarang juga kita mencari kamus di perpustakaan atau kamus berjalan (guru bahasa Indonesia) hanya untuk mengecek kebenarannya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Bahasa Indonesia menerbitkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online, yang dengan sangat mudah dapat diakses melalui internet. Tinggal memasukkan kata dan langsung akan ke luar persis seperti membuka KBBI dalam bentuk buku. Gampang kan…

Bagaimana kalau kita memerlukan kamus tersebut tetapi tidak ada akses internet?

Jangan khawatir, Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Bahasa Indonesia ternyata menerbitkan juga KBBI offline (berupa software yang setiap waktu tertentu selalu diupdate) dan bisa digunakan tanpa harus ada akses internet. Caranya tinggal unduh dan pakan di PC, laptop, atau netbook.

Penasaran dan mau mencobanya silakan unduh di link:

Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) Offline

ENAM CARA SEDERHANA MEMBANGKITKAN MOTIVASI SISWA


motivasi belajarKetika mengalami keberhasilan ternyata motivasi sering mengalahkan kecerdasan. Menurut sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Child Development, motivasi dan kemampuan belajar yang efektif, dibandingkan dengan kecerdasan semata, lebih memberikan kontribusi terhadap keberhasilan belajar siswa. Itulah sebabnya mengapa kita harus peduli terhadap motivasi belajar siswa. Berikut adalah beberapa berbagai strategi untuk meningkatkan motivasi siswa.

  1. Memperjelas tujuan pembelajaran. Siswa tidak mungkin tertarik dan berhasil jika mereka tidak tahu apa yang diharapkan dan manfaatnya pembelajaran saat itu bagi mereka. Pada awal pembelajaran kita harus memodifikasi dan menyederhanakan tujuan sehingga benar-dipahami dan dimengerti siswa. Ada istilah yang tidak asing lagi bagi kita “AMBAK” (apa manfaatnya bagiku), ini sangat perlu ditanamkan ke siswa agar muncul keinginan untuk mengikuti pembelajaran secara total. Selain itu, jangan lupa member gambaran umum kegiatan dan tagihan-tagihan yang harus dipenuhi oleh siswa selama dan sesudah pembelajaran. Continue reading